Holding Ultra Mikro Layani 176 juta Nasabah & 36,1 Juta Debitur

Dok BRI
Foto: Dok BRI

Holding Ultra Mikro (UMi) mencatatkan berbagai pencapaian positif dalam upayanya meningkatkan inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Indonesia selama hampir tiga tahun. Sejak resmi berdiri pada 13 September 2021, Holding Ultra Mikro yang terdiri dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan akses layanan keuangan bagi pelaku UMKM, utamanya segmen ultra mikro.

Melalui sinergi yang kuat antara BRI, Pegadaian, dan PNM, ekosistem Ultra Mikro telah melayani lebih dari 176 juta nasabah simpanan dan 36,1 juta nasabah pinjaman/debitur dengan total penyaluran pembiayaan yang mencapai lebih dari Rp622,3 triliun. Direktur Utama BRI Sunarso menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak dalam perjalanan tiga tahun Holding Ultra Mikro.

“Kami berterima kasih kepada Presiden Bapak Joko Widodo, Kementerian BUMN RI, regulator, seluruh nasabah dan masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanan kami. Tiga tahun ini merupakan awal dari langkah panjang kami untuk terus meningkatkan inklusi keuangan dan memberdayakan pelaku usaha ultra mikro di Indonesia”, ungkap Sunarso dalam keterangan resmi, Jumat (13/9/2024).

Sunarso menambahkan bahwa Ke depan, BRI berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam menciptakan layanan keuangan yang lebih inklusif, mudah diakses, dan berkelanjutan.

“Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat membantu mewujudkan visi pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas,” jelasnya.

Pada kesempatan terpisah, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan keberadaan holding Ultra Mikro yang telah menginjak usia tiga tahun merupakan upaya Kementerian BUMN dalam menyatukan ekosistem antara BRI, Pegadaian dan PNM untuk meningkatkan daya saing UMKM. Erick mengatakan, BUMN dan UMKM harus terus berkolaborasi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Dengan jumlah UMKM yang mencapai 65 juta, kontribusinya tidak main-main bagi ekonomi Indonesia dengan menyumbang 61% dari PDB, dan 97% penyerapan tenaga kerja pun berasal dari UMKM,” ucap Erick.

Erick menegaskan, Holding Ultra Mikro tidak akan berhenti melayani para pelaku usaha ultra mikro dan UMKM. Hal ini selaras dengan komitmen keberpihakan terhadap pelaku usaha ultra mikro dan UMKM.

Pencapaian Tiga Tahun Holding Ultra Mikro:

1. Akses Pembiayaan Lebih Luas, Jangkau 36,1 juta Nasabah Pinjaman

Dalam tiga tahun perjalanannya, Holding Ultra Mikro berhasil meningkatkan akses pembiayaan bagi pelaku usaha ultra mikro yang sebelumnya sulit mendapatkan akses layanan perbankan formal. Saat ini, ekosistem Ultra Mikro telah memiliki lebih dari 36,1 juta nasabah pinjaman/debitur, yang terdiri dari 13,4 juta debitur mikro BRI, 15 juta debitur wanita PNM dan 7,7 debitur gadai Pegadaian. Keberhasilan ini merupakan hasil dari strategi kolaboratif yang memadukan kekuatan BRI dalam perbankan mikro, keahlian Pegadaian dalam layanan gadai, dan pengalaman PNM dalam pendampingan usaha mikro.

2. Peningkatan Inklusi Keuangan, Layani 176 juta Nasabah Simpanan

Sebagai bagian dari upaya untuk mengakselerasi inklusi keuangan di Indonesia, Holding Ultra Mikro terus berinovasi dalam mengembangkan layanan keuangan untuk memudahkan akses bagi masyarakat yang tidak terjangkau oleh layanan perbankan konvensional. Jumlah nasabah simpanan mikro mencapai 176 juta nasabah simpanan dengan volume simpanan sebesar Rp 313,9 triliun. Selain Tabungan, masyarakat juga menikmati layanan 15,2 juta polis micro insurance, 3,1 juta nasabah tabungan emas serta 35,2 juta user super apps BRImo. Inisiatif tersebut telah mendorong peningkatan inklusi keuangan, terutama di daerah-daerah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal).

3. Sinergi dan Efisiensi Holding Melalui 1.025 Co-Location Senyum

Selama tiga tahun, Holding Ultra Mikro telah memperkuat sinergi antar-anggota holding untuk menciptakan ekosistem layanan keuangan yang terpadu dan berkelanjutan. Berbagai inisiatif seperti Sinergi Layanan Terintegrasi atau biasa disebut co-location Senyum (Sentra Layanan Ultra Mikro) telah diimplementasikan di 1.025 titik untuk memudahkan nasabah dalam mengakses berbagai produk dan layanan dari BRI, Pegadaian, dan PNM di satu tempat.

Selain itu, keberadaan ekosistem Ultra Mikro juga mengintegrasikan 75 ribu tenaga pemasar sehingga dapat memberikan akses keuangan yang lebih komprehensif. Dengan model ini, Holding Ultra Mikro mampu meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan layanan ke seluruh lapisan masyarakat.

4. Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Selain fokus pada pembiayaan, Holding Ultra Mikro juga berkomitmen untuk memberdayakan dan mengedukasi nasabah melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan usaha. Program seperti Literasi Keuangan melalui Link UMKM, BRI Menanam dan Program Menabung Kelompok Mekaar memberikan pelatihan kewirausahaan, manajemen keuangan, dan pemasaran digital bagi pelaku usaha ultra mikro.

Hingga saat ini, jutaan pelaku usaha mikro dan ultra mikro telah merasakan manfaat dari program-program pemberdayaan ini, yang berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Sedih! Kalah Sama China, Pabrik Kompor Quantum PHK Ratusan Karyawan

Pabrik Kompor Quantum. (Tangkapan Layar Website; Quantum Indonesia)
Foto: Pabrik Kompor Quantum. (Tangkapan Layar Website; Quantum Indonesia)

Pabrikan kompor gas Quantum resmi dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga, Pengadilan Negeri, Jakarta Pusat, pada 22 Juli 2024 hingga harus PHK 511 karyawan. Direktur PT Aditec Cakrawiyasa, Iwan Budi Buana, menyebut pailit disebabkan oleh penurunan penjualan dan meningkatnya utang perusahaan.

Salah satu yang menjadi sorotannya ialah persaingan antara produk lokal dengan barang impor. Dalam beberapa tahun terakhir pihaknya harus menghadapi barang impor dengan harga miring. Padahal, Quantum sudah menjalin Kerjasama dengan banyak supplier lokal untuk meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

“TKDN kita sudah 60%, itu nggak sedikit untuk produksi yang sudah lokal, sekarang kompor-kompor diimpor dari China, sedangkan kita produksi dalam negeri,” kata Iwan kepada CNBC Indonesia, Selasa (10/9/2024).

Berdasarkan penelusuran CNBC Indonesia di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan beberapa toko memang menjual kompor impor dengan harga yang jauh lebih murah. Misalnya produk lokal seperti kompor dua tungku Quantum-Rinnai sudah di kisaran Rp 250 ribu hingga di atas Rp 300 ribu. Namun, kompor impor China seperti Tecstar di bawah itu yakni Rp 190 ribu, bahkan penjual bersedia menurunkan menjadi Rp 170 ribu.

Di sisi lain, tingginya TKDN berarti hubungan dengan supplier dalam negeri sudah tergolong kuat. Pihaknya berupaya meminimalisir impor bahan baku untuk menaikkan TKDN. Sayangnya itu menjadi boomerang karena harga bahan baku dari supplier lokal kian tinggi dan pihaknya kesulitan untuk membayarnya.

“Kita sudah berupaya agar produk kami bisa tetap bersaing, tapi impor-impor China ini kan nggak sedikit, jumlahnya banyak sedangkan kami sulit menurunkan harga karena harga dari supplier naik, fix cost seperti gaji pegawai juga naik, jadi kondisinya sulit,” sebut Iwan.

Saat ini Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sudah mempailitkan Quantum karena gagal bayar kepada supplier. Namun, Iwan sepertinya tetap memiliki asa untuk kembali melanjutkan aktivitas produksi pabriknya setelah ‘badai’ ini berlalu.

“(Rencana ke depan) belum tahu ya, kita lagi nunggu dari kurator aja. Saya pengen tetap menjalankan. Secara merek masih bagus ya cuma masalah keuangan,” ujar Iwan.

OJK Bakal Perketat Aturan Penggunaan Dana IPO

Pegawai berjalan dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (6/8/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Pegawai berjalan dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (6/8/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memperketat pengawasan penggunaan dana dari hasil penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO). Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (KE PMDK) Inarno Djajadi mengatakan,hal itu terkait dengan penyempurnaan regulasi.

Inarno mengungkapkan, OJK telah melakukan kajian tentang laporan realisasi penggunaan dana hasil IPO dalam rangka menyempurnakan pengaturan yang sudah ada di POJK 30/POJK.04/2015.

“Beberapa hal terkait penyempurnaan regulasi antara lain terkait keterbukaan informasi pada laporan realisasi penggunaan dana yang lebih rinci termasuk penggunaan dana di level entitas anak,” jelasnya melalui keterangan tertulis, Selasa (10/9).

Selain itu juga diatur keselarasan rincian penggunaan dana antara prospektus dengan realisasinya. “Perbaikan regulasi juga akan dilakukan terkait prosedur perubahan penggunaan dana,” pungkasnya.

OJK mencatat penghimpunan dana pasar modal Indonesia sebesar Rp 135,25 triliun per Agustus 2024, dengan nilai penawaran umum mencapai Rp135,25 triliun.

Kapitalisasi pasar modal tercatat senilai Rp13.114 triliun atau naik 6,29 persen month-to-date (mtd) dan 12,34 persen year-to-date (ytd), dengan non-resident mencatatkan net buy sebesar Rp28,77 triliun mtd atau Rp27,73 triliun ytd.

ASN Batal Pindah ke IKN September ini, Jokowi ‘Bongkar’ Alasannya

Presiden Joko Widodo saat menjadi inspektur upacara memperingati HUT RI ke-79 Republik Indonesia di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Sabtu (17/8/2024). (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Joko Widodo saat menjadi inspektur upacara memperingati HUT RI ke-79 Republik Indonesia di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Sabtu (17/8/2024). (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan alasan di balik batalnya pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada bulan ini. Menurut dia, fasilitas-fasilitas yang ada di sana belum siap.

“Memang sebagian sudah siap tapi sebagian juga belum. Saya kira kita pindah itu kalau betul-betul siap, termasuk saya ini juga sama. Pindah betul-betul memang harus siap betul,” ujar Jokowi selepas meresmikan Flyover Djuanda, penggantian sembilan jembatan callender hamilton, dan 11 ruas jalan daerah sepanjang 66 kilometer di Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, Jumat (6/9/2024).

Namun demikian, Jokowi memastikan akan terus berkunjung ke IKN untuk memastikan agar perencanaan sesuai dengan target. “Ini pekerjaan besar, IKN itu pekerjaan yang sangat besar sekali. Jadi tidak segampang yang kita bayangkan pindah, langsung pindah,” katanya.

“Karena menyangkut pindah, apakah rumahnya siap, apakah apartemennya siap. Kalau apartemennya siap, apakah airnya juga siap, listriknya juga siap, semuanya ini perlu,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan, pembangunan IKN merupakan sebuah ekosistem besar. “Di mana nanti kita harapkan nanti betul-betul interaksi di antara masyarakat, di antara warga yang tinggal di IKN betul-betul sebuah komunitas yang hidup, baik dari sisi ekonomi, sosial, budaya, dan lain-lain,” ujarnya.

https://slots-kas138.store/

Penyelam RI Nemu Harta Karun Kapal Arab Rp492 M, tapi Dijual ke Asing

Sebuah kapal pesiar MS World Discoverer yang terbengkalai di garis pantai Teluk Roderick, Kepulauan Nggela, Kepualauan Solomon kini menjadi objek wisata yang populer. (Saeed KHAN / AFP)
Foto: Ilustrasi (Saeed KHAN / AFP)

Anggapan Indonesia surga harta karun tak bisa dibantah. Harta karun berupa emas, berlian, dan peralatan mewah lain berserakan di darat dan lautan wilayah Indonesia. 

Salah satu legenda adalah harta karun di lautan Belitung yang berasal dari tragedi karamnya kapal asal Arab yang menuju China. Kapal tersebut membawa 70.000 keramik asal China. Meski tenggelam di lautan RI, keramik tersebut dijual oleh perusahaan asing senilai US$ 32 juta atau Rp492 M dan kini disimpan di Singapura.

Bagaimana kisahnya?

Ditemukan Penyelam RI

Alkisah pada 1998, seorang penyelam tradisional sedang berenang di perairan Belitung. Saat menyelam di kedalaman 17-18 meter di bawah permukaan laut, penyelam itu menemukan mangkuk, guci, dan kendi yang tak pernah diketahui dari mana. 

Alhasil, penyelam tersebut melaporkan temuannya kepada pihak terkait. Dari sini diketahui bahwa temuan tersebut bukan barang biasa, melainkan harta karun dari masa kuno. Tepatnya dari tahun 838 Masehi atau 1.163 tahun sebelumnya atau era Dinasti Tang yang berasal dari Provinsi Hunan, China. 

Sejak penemuan penyelam tersebut banyak orang mengira di dasar perairan Belitung terdapat harta karun tak terkira. Namun, belum ada yang mampu mencari sampai akhirnya dilakukan pada 1999.

Menurut paparan Michael Flecker dalam A Ninth-Century Arab or Indian Shipwreck in Indonesia (2001), penyelam tersebut menjual posisi koordinat temuan kepada perusahaan asal Jerman, Seabed Explorations GBR.

Sebagai catatan, perusahaan tersebut  memegang lisensi survei dan penggalian yang dikeluarkan pemerintah Indonesia. Artinya, Seabed Explorations GBR sah mengangkut harta karun dari bumi Indonesia. 

Maka, setelah ditemukan, terungkap lagi tabir harta karun lebih dalam. Ternyata, temuan penyelam sangat sedikit sebab perusahaan berhasil mengangkut 70.000 keramik asal China. Ini belum menghitung perak, guci, hingga kepingan emas. 

Jejak Kapal Arab

Secara kontekstual, penemuan harta karun juga menunjukkan posisi Indonesia sebagai jalur transportasi global ribuan tahun lalu. Michael Flecker menyebut harta tersebut berasal dari Kapal Arab yang melintasi perairan Nusantara pada abad ke-8 Masehi. 

Kapal tersebut memiliki panjang 15,3 meter dan mampu menampung ribuan ton muatan. Saat direkonstruksi, konon kapal tersebut berangkat dari Afrika menuju China atau sebaliknya. Hanya saja, tak diketahui pasti kenapa kapal tersebut berada di perairan Belitung yang sangat jauh dari jalur pelayaran Global. 

Ketika di perairan Belitung, kapal bertabrakan dengan karang-karang hingga tenggelam berserta muatannya. Sejarah kemudian mencatat muatan kapal Arab tersebut menjadi penemuan arkeologi bawah air terbesar yang pernah ditemukan di Indonesia. Namanya, Belitung wreck. 

Hanya saja, seluruh penemuan tersebut tak jadi milik Indonesia.

Laku Terjual Rp492 M

Pada 2005, seluruh temuan dari Kapal Arab yang tenggelam di laut Indonesia kemudian dijual ke lembaga pecinta keramik di Singapura. Seluruhnya laku terjual dengan harga luar biasa fantastis, yakni US$ 32 juta atau setara Rp492 M pada masa kini. 

Seluruh keuntungan tersebut jatuh ke tangan Seabed Explorations GBR. Ketika ini terjadi pemerintah Indonesia protes. Sebab, jika mengacu pada perjanjian, maka keuntungan harta karun dibagi dua, antara pengusaha dan pemerintah.

Namun, dalam kasus harta karun Kapal Arab, pemerintah tidak dapat apa-apa. Belakangan, setelah negosiasi, pemerintah hanya dapat jatah keuntungan US$ 2,5 juta atau Rp33 Miliar, tak sampai sepersepuluhnya. Sedangkan, Rp459 miliar jadi keuntungan perusahaan tersebut.

https://extension.jp.net/

Pantas Bakal Diperketat! 80% Penikmat BBM Subsidi Industri Raksasa

Petugas mengisi BBM mobil di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) milik PT Pertamina di Jakarta, Selasa (28/8). Saat ini sebanyak 60 terminal BBM Pertamina telah menyalurkan biodiesel 20% atau B20 untuk PSO (Public Service Obligation/subsidi). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Ilustrasi Pengisian BBM Pertamina (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengungkapkan, kebanyakan konsumen Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi termasuk solar subsidi digunakan secara tidak tepat sasaran. Dalam hal ini digunakan oleh truk-truk industri besar.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eddy Soeparno mengatakan, sepengetahuannya 80% penikmat BBM solar adalah truk-truk industri. Hal ini disebabkan kurangnya monitoring di daerah-daerah industri tersebut.


“Karena truk-truk industri itu banyak tersebar di daerah, yang mana monitoringnya itu memang membutuhkan perhatian khusus di sana. Karena bagaimana kita ketahui, banyak di antara truk-truk itu adalah truk-truk yang bekerja di bidang pertambangan, di bidang perkebunan, yang memang menyedot banyak sekali BBM solar bersubsidi,” ujar Eddy kepada CNBC Indonesia dalam program Energy Corner, dikutip Rabu (4/9/2024).

Atas hal itu, ia meminta pengguna BBM subsidi untuk segera diperketat bahkan penggunaannya bisa dibatasi. Ini dilakukan supaya penggunaan BBM subsidi seperti solar bisa ditekan.

“Saya kira pembatasan itu harus dilakukan, baik itu Pertalite yang digunakan oleh masyarakat umum, terutama rumah tangga, kemudian juga yang 80% pengguna daripada solar bersubsidi itu adalah mobil-mobil yang bergerak di bidang industri,” imbuh Eddy.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini masih melakukan sosialisasi agar pelaksanaan BBM subsidi tepat sasaran pada 1 Oktober dapat diberlakukan.

“Memang ada rencana begitu (1 Oktober). Karena begitu aturannya keluar, Permen-nya keluar, itu kan ada waktu untuk sosialisasi. Nah, waktu sosialisasi ini yang sekarang saya lagi bahas,” kata Bahlil ditemui usai Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI beberapa waktu lalu, dikutip Senin (02/09/2024).

Setidaknya, ada beberapa kategori kendaraan yang tidak lagi diperbolehkan menggunakan Pertalite dan Solar bersubsidi. Salah satunya, yakni berdasarkan kapasitas mesin mobil atau Cubicle Centimeter (CC).

Berdasarkan informasi yang diterima CNBC Indonesia, mobil bensin dengan kapasitas mesin (CC) di atas 1.400 CC tidak lagi diperbolehkan menggunakan Pertalite. Sementara, mobil diesel dengan kapasitas mesin diatas 2.000 CC tidak diperbolehkan lagi menggunakan Solar subsidi.

https://extension.jp.net/

Singgung Keluarga RI Punya Banyak Anak, Paus Fransiskus: Bagus

Paus Fransiskus menyampaikan pidatonya selama pertemuan dengan otoritas Indonesia, masyarakat sipil, dan korps diplomatik, selama kunjungan apostoliknya ke Asia, di Istana Kepresidenan di Jakarta, Rabu, 4 September 2024. (Willy Kurniawan/Pool Photo via AP)
Foto: Paus Fransiskus menyampaikan pidatonya selama pertemuan dengan otoritas Indonesia, masyarakat sipil, dan korps diplomatik, selama kunjungan apostoliknya ke Asia, di Istana Kepresidenan di Jakarta, Rabu, 4 September 2024. (AP/Willy Kurniawan)

Ada yang menarik pada pidato pemimpin tertinggi gereja katolik Paus Fransiskus di Istana Negara, Selasa (4/9/2024). Saat itu, Paus bicara mengenai fenomena masyarakat dunia yang kini enggan memiliki banyak anak.

“(saya) mendengar bahwa keluarga-keluarga (di Indonesia) masih memiliki 3-4 anak ini sebuah contoh yang bagus bagi negara (lain). Karena banyak negara tidak tidak lagi mau memiliki anak tetapi memiliki hewan peliharaan seperti kucing,” kata Paus via terjemahan siaran Sekretariat Presiden, Rabu (4/9/2024).

Mendengar hal itu sontak, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan beberapa tamu undangan tertawa tipis. Selain itu, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto juga tersenyum.

Dalam kesempatan itu Paus juga menyinggung mengenai ketegangan dan kekerasan yang timbul di banyak negara karena yang berkuasa ingin menyeragamkan segala sesuatu. Dengan memaksakan visi mereka bahkan dalam hal yang seharusnya diserahkan kepada otonomi individu-individu atau kelompok yang berkaitan.

Pemimpin negara Vatikan ini juga menyinggung sebagian besar umat manusia yang terpinggirkan yang menjalani hidup tanpa sarana yang bermartabat hingga perlindungan dari ketimpangan sosial. Hal itu menurutnya juga memicu konflik yang parah.

“Akibatnya, sebagian besar umat manusia terpinggirkan, tanpa sarana untuk menjalani hidup yang bermartabat dan tanpa perlindungan dari ketimpangan sosial yang serius dan bertumbuh, yang memicu konflik-konflik yang parah,” ujarnya.

situs slot

Kenaikan Suhu Bumi Harus Ditahan, Sederet Cara Ini Jadi Solusi

Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian Kementerian PPN/Bapenas, Vivi Yulaswati saat sesi wawancara di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Bali, Minggu (1/9/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian Kementerian PPN/Bapenas, Vivi Yulaswati saat sesi wawancara di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Bali, Minggu (1/9/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Pemerintah Indonesia menaruh perhatian penuh terhadap ancaman kenaikan suhu planet bumi seiring perubahan iklim dan kerusakan lingkungan di dunia.

Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Vivi Yulaswati mengatakan, para ilmuwan dari Integovernmental Panel on Climate Change (IPCC) pernah memperkirakan bahwa suhu bumi akan naik setidaknya 1,5 derajat celcius pada 2100.

Namun, saat ini suhu bumi sudah naik sekitar 1,3 derajat celcius. Padahal, jarak antara tahun 2024 sampai 2100 masih cukup jauh.

“Berarti ini alarm buat kita semua mengupayakan supaya kenaikan itu bisa ditahan atau bahkan bisa diturunkan,” kata dia dalam Special Interview bersama CNBC Indonesia di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, ditulis Senin (2/9/2024).

Ada banyak upaya yang dapat ditempuh tiap negara untuk meminimalisir risiko bahkan hingga mencegah laju kenaikan suhu bumi. Di antaranya adalah percepatan dekarboninasi industri, misalnya dengan memasang peralatan-peralatan cleaner di berbagai pabrik. Selain itu, penguatan proses bisnis ramah lingkungan yang tidak menghasilkan emisi karbon yang besar.

Pemanfaatan kendaraan listrik sebagai sarana transportasi secara masif juga dilakukan untuk mengurangi emisi karbon dan menghasilkan langit yang lebih biru. Selain itu, upaya pelestarian hutan dan menjaga ekosistem tumbuhan mangrove juga mesti terus digerakkan.

Masing-masing individu masyarakat juga bisa berkontribusi mencegah kenaikan suhu bumi seperti tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke laut, hingga mengurangi penggunaan plastik dalam aktivitas sehari-hari.

Lantas, Forum Tingkat Tinggi Kemitraan Multipihak atau High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP) 2024 dapat menjadi sarana bagi tiap peserta untuk berbagi pengalaman menanggulangi ancaman pemanasan global.

Sebagai contoh, Indonesia ingin berbagi informasi bahwa negara ini sudah memiliki kerangka ekonomi biru. Indonesia juga sudah menjalin dengan kerja sama dengan negara-negara ASEAN untuk pengembangan kerangka ekonomi biru.

Pemerintah Indonesia juga memiliki rencana aksi strategis terkait optimalisasi ekonomi sirkular demi lingkungan hidup yang lebih baik pada masa mendatang. Indonesia juga hendak berbagi pengalaman terkait pendanaan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.

“Contoh-contoh yang sudah disebutkan tadi merupakan pembelajaran yang baik untuk kita kolaborasikan lebih lanjut dengan negara-negara lain. Kolaborasi ini tentunya juga akan mempercepat target SDGs,” pungkas dia.

situs slot

Indonesia Punya Harta Karun Baru, Ekonomi Bisa Melesat!

Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian Kementerian PPN/Bapenas, Vivi Yulaswati saat sesi wawancara di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Bali, Minggu (1/9/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian Kementerian PPN/Bapenas, Vivi Yulaswati saat sesi wawancara di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Bali, Minggu (1/9/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Forum Tingkat Tinggi Kemitraan Multipihak atau High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP) 2024 menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mengangkat isu pentingnya pengembangan konsep ekonomi biru.

Sebagai informasi, ekonomi biru adalah konsep pembangunan berbasis pada nilai ekonomi sumber daya laut yang dapat menciptakan nilai tambah pada rantai pasok baik langsung maupun tidak langsung. Hal ini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Vivi Yulaswati mengatakan, Indonesia diberkahi oleh wilayah yang luas, di mana dua per tiga wilayah negara ini adalah perairan laut. Laut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi Indonesia pada masa depan.

Terdapat dua pilar terkait pemanfaatan laut sebagai bagian implementasi ekonomi biru. Pilar pertama berkaitan dengan penguatan sektor tradisional yang telah dikembangkan sejak dulu, seperti budidaya perikanan laut. Praktik budidaya perikanan ini pun masih bisa dikembangkan mengikuti perubahan zaman.

“Kita dapat modernisasi dan juga tentunya menerapkan prinsip-prinsip berkelanjutan,” kata Vivi dalam Special Interview bersama CNBC Indonesia di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, ditulis Senin (2/9/2024).

Indonesia juga dapat mengembangkan pilar kedua yang berkaitan dengan industri baru. Pilar ini dapat meliputi pengembangan bioteknologi, penambangan di laut, hingga optimalisasi sumber energi terbarukan yang ada di laut seperti gelombang ombak.

“Tentunya ini banyak sekali riset yang diperlukan dan pendanaan atau investasi untuk mendukung ekonomi biru ini,” tandasnya.

situs slot

Aman! Pertamina Patra Niaga Pastikan Pertalite Masih akan Disalurkan

Pertamina
Foto: Dok: Pertamina

PT Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran Pertalite terus dilakukan sesuai penugasan yang diberikan Pemerintah. Tidak ada rencana menghentikan distribusi Pertalite pada 1 September 2024. 

“Masyarakat tidak perlu termakan berita hoax. Pertalite akan terus kami salurkan sesuai kuota yang ditetapkan Pemerintah,” jelas Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari dalam keterangan resmi, Sabtu (31/8/2024).

Bahkan Pertamina Patra Niaga juga terus mendukung upaya-upaya Pemerintah agar subsidi tepat sasaran dengan melakukan pendataan pengguna BBM Subsidi melalui pendaftaran QR Code

“Wilayah pendaftaran QR Code Pertalite dilakukan secara bertahap dan hanya khusus untuk kendaraan roda 4. Saat ini pendaftaran QR Code Pertalite difokuskan di wilayah Jawa, Madura, Bali (JAMALI) dan sebagian wilayah non-Jamali yaitu Kepri, NTT, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Aceh, Bangka Belitung, Bengkulu dan Kabupaten Timika,. Diharapkan tahap 1 bisa tercapai 100% pada akhir september 2024. Sisanya akan dilakukan tahap kedua rencana paling cepat bulan Oktober- November 2024,” ujar Heppy.

Jumlah pendaftar yang terverifikasi dan telah mendapat QR Code saat ini mencapai 3,9 juta. Dokumen yang perlu dipersiapkan untuk mendaftar adalah foto KTP, foto diri, foto STNK (tampak depan dan belakang), foto kendaraan tampak keseluruhan, foto kendaraan tampak depan nomor polisi dan foto KIR bagi kendaraan pengguna KIR. Untuk seluruh dokumen agar dipastikan terbaca dengan jelas dan dikirim dalam format foto (jpg).

Selain itu, agar memastikan foto yang diunggah jelas tidak pecah dengan resolusi tinggi agar memudahkan proses verifikasi.

“Bagi Masyarakat pengguna Pertalite yang belum melakukan pendaftaran, diharapkan segera melakukannya untuk memastikan akses subsidi BBM yang tepat sasaran,” imbau Heppy.

Untuk registrasi dan informasi lebih lanjut terkait program subsidi tepat Pertalite masyarakat dapat mengunjungi website subsiditepat.mypertamina.id dan menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

kas138