Desakan ekshumasi muncul menyusul permintaan Komisi XIII DPR RI agar kasus kematian Arya Daru dibuka ulang oleh pihak kepolisian.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, menegaskan bahwa peluang untuk melakukan ekshumasi bisa saja dilakukan apabila memang dibutuhkan.
“Ada permintaan untuk ekshumasi, apakah ada peluang itu? Sekali lagi, Polda Metro Jaya, saya sampaikan selalu terbuka. Kemungkinan-kemungkinan itu selalu ada. Kalau memang nanti ternyata harus diekshumasi ulang, pasti akan diekshumasi ulang,” kata Reonald, Kamis (2/10/2025).
Seorang petugas pemadam kebakaran Cebu, Joey Leeguid, menceritakan detik-detik terjadinya gempa. Ia merasakan guncangan gempa saat berada di stasiun pemadam kebakaran di kota San Fernando.
“Kami melihat loker bergerak dari kiri ke kanan. Kami sempat merasa sedikit pusing, tapi kami semua baik-baik saja sekarang,” kata Leeguid kepada AFP, Rabu (1/10/2025).
Martham Pacilan (25), seorang warga kota wisata Bantayan yang dekat dengan episentrum gempa, mengatakan sedang berada di alun-alun kota dekat sebuah gereja ketika gempa terjadi.
Penutupan ini dilakukan karena ada pekerjaan perbaikan Gerbang Tol Cawang-Tomang-Pluit yang dibakar pada saat aksi demo berujung anarkis beberapa waktu lalu.
Dalam rangka optimalisasi pekerjaan erection kolom dan atap gerbang tol, Jasa Marga akan melakukan penutupan total sementara beberapa gerbang tol,” kata Senior General Manager JMT, Widiyatmiko Nursejati dalam keterangannya, Senin (29/9/2025).
Sebagai langkah antisipasi, Jasa Marga menyiagakan petugas tambahan di lapangan, penggunaan mobile reader pada gerbang tol yang tetap beroperasi di lokasi lain, serta berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk mendukung kelancaran lalu lintas dan melakukan upaya-upaya rekayasa lalu lintas apabila terjadi kepadatan.
“Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama pekerjaan berlangsung dan mengimbau pengguna jalan untuk mengatur waktu perjalanan, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memanfaatkan jalur alternatif seperti jaringan Jalan Tol JORR 2 yang terhubung dengan sejumlah jalan tol di wilayah Jabodetabek,” ujar dia.
“Kita tunggu beliau kembali dari luar negeri. Saya kira paling lambat pertengahan Oktober sudah akan diumumkan,” kata Yusril di kantornya, Jumat (26/9/2025).
Yusril menyebut, dirinya akan masuk dalam jajaran komite tersebut bersama sejumlah pakar hukum tata negara. “Sejumlah nama sudah digadang-gadang menjadi anggotanya, seperti Pak Mahfud dan Pak Jimly,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberadaan Komite Reformasi Polri tidak akan berbenturan dengan Tim Transformasi Polri bentukan Kapolri. “Jadi jangan khawatir ada tabrakan. Keduanya akan saling melengkapi,” tutur Yusril.
Komite Reformasi Polri dibentuk untuk memperkuat upaya transformasi di tubuh kepolisian, baik dari sisi kelembagaan, tata kelola, maupun pelayanan publik.
Ledakan terlihat dalam video yang diambil dari salah satu kapal GSF. (Foto: Global Sumud Flotilla/Tangkapan layar X)
Armada kapal kemanusiaan Global Sumud (Global Sumud Flotila/GSF), yang berusaha menembus blokade laut Israel di Gaza, diserang pesawat nirawak pada Rabu (24/9/2025). Serangan yang terjadi di selatan Yunani tersebut dilaporkan meliputi penyebaran peledak hingga gangguan komunikasi, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Rekaman video CCTV yang belum diverifikasi dan dirilis oleh GSF menunjukkan seorang pria di atas kapal pesiar melompat ke dek setelah apa yang tampak seperti ledakan di dekatnya. Sebuah ledakan juga terlihat dalam video kedua yang menurut GSF direkam dari kapal Spectre.
Pernyataan awal dari GSF mengatakan setidaknya 13 ledakan terdengar di dan sekitar beberapa kapal di selatan Kreta, dan ada laporan benda-benda yang dijatuhkan di setidaknya 10 kapal dari drone atau pesawat lain, tanpa menyebabkan kerusakan.
“Serangan-serangan tersebut meliputi penyebaran alat peledak dan pembakar, penyebaran bahan kimia secara sengaja ke kapal-kapal sipil, penonaktifan perangkat komunikasi darurat, dan kerusakan fisik yang disengaja yang dirancang untuk membuat kapal-kapal tersebut tidak laik laut dan membahayakan para relawan di atas kapal,” menurut pernyataan GSF yang dilansir BBC.
GSF menuding Israel sebagai pelaku serangan, yang mereka sebut sebagai “eskalasi berbahaya”. Pemerintah Israel belum berkomentar, tetapi sebelumnya telah mengatakan bahwa tidak akan membiarkan armada kapal Global Sumud mencapai tujuannya.
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) M. Qodari menegaskan, bahwa pemerintah tidak tutup mata maupun telinga (tone deaf) terkait maraknya kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, data kasus keracunan sudah dicatat oleh Badan Gizi Nasional (BGN), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Masyarakat harus tahu bahwa pemerintah itu tidak buta dan tuli, alias tone deaf. Betul, dari MBG. Saya punya data yang disiapkan oleh Kedeputian III KSP. Jadi ada data dari tiga lembaga sebagai berikut: BGN mencatat 46 kasus keracunan dengan 5.080 penderita (data per 17 September), Kemenkes 60 kasus dengan 5.207 penderita (data 16 September), dan BPOM 55 kasus dengan 5.320 penderita (data per 10 September 2025),” kata Qodari di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/9/2025).
Ia menekankan agar publik tidak memperdebatkan perbedaan angka antarlembaga.
“Nah, tolong jangan lihat beda angkanya. Jangan diadu-adu antar K/L ya. Tapi lihat bahwa masalah yang sama dicatat oleh tiga lembaga, bahkan oleh BGN sendiri,” paparnya.
“Angkanya sebenarnya sinkron, sama-sama di sekitar 5.000 kasus. Dari elemen masyarakat, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) yang memantau lewat media juga mencatat 5.360 siswa,” jelasnya.
Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif di Jakarta, Rabu, menyampaikan evaluasi dan reformasi TKDN yang sudah dilakukan pihaknya tersebut, sebagaimana yang dituntut oleh Aliansi Ekonom Indonesia.
Aliansi itu mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh dan pelonggaran kebijakan TKDN pada sektor yang belum memiliki pemasok lokal berkualitas dan pembinaan pada industri lokal dengan memperkuat pada sisi investasi SDM, transfer teknologi dan pembangunan infrastruktur.
Febri menjelaskan Kemenperin menempuh langkah reformasi TKDN karena regulasi lama yang sudah berlaku lebih dari satu dekade perlu dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan industri dalam negeri saat ini.
Terutama merespons permintaan domestik yang berasal dari kebutuhan pemerintah atau kebutuhan rumah tangga atas produk manufaktur tertentu.
“Jika dahulu proses sertifikasi bisa memakan waktu lebih dari 20 hari kerja dengan biaya relatif tinggi, kini lewat skema baru, sertifikasi bisa selesai hanya dalam 10 hari kerja. Untuk industri kecil, bahkan cukup tiga hari melalui mekanisme self declare,” katanya.
Reformasi ini juga menghadirkan insentif tambahan, seperti nilai TKDN minimal 25 persen bagi perusahaan yang berinvestasi dan menyerap tenaga kerja lokal, hingga tambahan 20 persen bagi yang melakukan riset dan pengembangan.
“Dengan begitu, penghitungan TKDN bukan lagi sekadar kewajiban administratif, tapi menjadi reward system yang mendorong inovasi dan investasi,” ucapnya lagi.
Melalui reformasi TKDN, lanjut Febri, Kemenperin justru memberi perhatian khusus bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM).
Pelaku IKM kini mendapat kemudahan dalam pengajuan sertifikasi TKDN, termasuk dengan skema self declare yang berlaku selama lima tahun.
Selain itu, informasi nilai TKDN juga kini lebih transparan karena dapat diakses melalui label dan kemasan produk. Langkah ini mempermudah konsumen maupun lembaga pemerintah dalam memastikan produk IKM berdaya saing dan memenuhi syarat pengadaan barang dan jasa.
Terkait dengan TKDN sektoral seperti TKDN untuk handphone, komputer genggam, dan tablet (HKT) yang dinilai kaku dan menghambat investasi, disampaikan Febri, Kemenperin hanya membuat kebijakan tata cara perhitungan dan pemenuhan TKDN pada produk sektor yang Threshold TKDN-nya telah ditetapkan oleh Kementerian/Lembaga lain.
Regulasi tata cara perhitungan TKDN tersebut juga menyesuaikan kebutuhan dan kepentingan industri dan investor pada sektor tersebut.
Menurut Febri, reformasi TKDN juga lahir dari hasil evaluasi berbagai kendala yang selama ini dihadapi pelaku usaha, mulai dari tingginya biaya pengurusan sertifikat, masa berlaku yang terlalu singkat, hingga fenomena TKDN washing oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Selain itu, proses sertifikasi dilakukan secara digital sehingga meminimalkan kontak antara pelaksana verifikasi dan pemohon sertifikasi TKDN.
“Kami juga membentuk tim pengawas di bawah Inspektorat Jenderal untuk memastikan tidak ada lagi praktik manipulasi sertifikasi, kecurangan yang menjadi celah korupsi, baik oleh pelaku usaha maupun lembaga verifikasi,” kata dia.
Model yang dinamai “Concept Three” ini melakukan debut perdananya di pameran otomotif dua tahunan di Munich, sebagai bagian dari upaya raksasa otomotif Korea Selatan itu untuk memperluas jajaran mobil listriknya ke segmen yang lebih kecil, demikian disampaikan Hyundai Motor dalam siaran persnya.
Dengan kehadiran “Concept Three”, Hyundai berencana memperluas lini Ioniq untuk mencakup kendaraan berukuran kompak juga.
Eksterior dinamis “Concept Three” mencerminkan filosofi desain Hyundai yang dinamai Art of Steel (Seni Baja), yang menyoroti elastisitas alami dan keindahan logam yang halus.
Arah desain baru ini pertama kali diterapkan pada mobil konsep bertenaga hidrogen Hyundai Initium yang diungkap tahun lalu.
Di bagian interior, Hyundai memperkenalkan fitur widget “Bring Your Own Lifestyle” (BYOL) pada dasbor, yang memungkinkan pengemudi dengan mudah mengakses dan menyesuaikan fungsi kendaraan sesuai preferensi pribadi.
Hyundai menyebut Eropa sebagai lokasi debut global karena kawasan ini mengalami transisi cepat menuju elektrifikasi dan memiliki permintaan kuat terhadap model hatchback kecil.
Di pameran tersebut, Hyundai Motor telah mendirikan stan seluas 580 meter persegi yang menampilkan total tujuh mobil listrik, termasuk Concept Three, model lain dari lini Ioniq, serta Kona Electric dan Casper Electric Cross. Demikian disiarkan Yonhap, Selasa (9/9).
Menurut dia, hal itu karena negara tetangga ASEAN di sebelah utara itu tidak hanya telah mencapai kemajuan besar dalam teknologi ramah lingkungan dan inovasi digital, tetapi juga telah membuktikan diri sebagai mitra yang andal, papar seorang analis.
“Hal ini tidak hanya akan membantu kawasan tersebut mewujudkan aspirasi pembangunannya, tetapi juga memungkinkan kawasan tersebut melakukannya dengan integrasi regional yang lebih kuat dan ketahanan internal yang mampu menghadapi gangguan global yang dipicu oleh pihak-pihak tertentu,” kata Yin dalam wawancara dengan Xinhua.
Yin menuturkan bahwa ASEAN telah mengupayakan transformasi digital dan inisiatif energi terbarukannya sendiri, dan kemitraan dengan berbagai negara, termasuk China, akan memperkuat kemampuan kawasan ini dalam beradaptasi dengan perekonomian global yang berubah dengan cepat.
Dia mengatakan bahwa posisi geografis ASEAN dengan China memungkinkan kawasan ini berfungsi sebagai “wilayah ekonomi pendukung” yang akan mendorong permintaan baik di dalam wilayah China maupun ASEAN, dengan kedua pihak saling melengkapi sebagai pasar dan mitra dagang.
Yin menjelaskan bahwa China sudah memiliki keunggulan dalam teknologi baru, terutama di bidang tenaga surya, kendaraan listrik (electric vehicle/EV), dan baterai, dan bahwa ASEAN akan diuntungkan karena produk-produk tersebut dan rantai pasokan industri mereka tersebar di seluruh kawasan
“Berkenaan dengan teknologi ramah lingkungan, China merupakan salah satu pemimpin global, terutama di bidang tenaga surya, mobilitas listrik, dan baterai. Teknologi-teknologi ini sangat penting untuk masa depan,” katanya, seraya menambahkan bahwa dirinya telah menyaksikan langsung skala kemajuan China dalam kunjungan terbarunya ke China.
“Saya rasa China juga perlu mempertimbangkan cara untuk secara berkelanjutan menyebarluaskan teknologi-teknologi tersebut ke seluruh dunia, terutama di negara-negara Global South, dan bagaimana membuatnya aksesibel. Kita sudah melihat beberapa di antaranya terjadi melalui kemitraan manufaktur,” katanya.
Yin juga mengatakan kerja sama ASEAN dengan China akan memperkuat hubungan dagangnya dengan ekonomi global lainnya di luar Asia Timur hingga ke Afrika dan Amerika Latin.
Di kawasan-kawasan tersebut, kelas menengah yang berkembang dan permintaan yang meningkat terhadap barang-barang manufaktur berkualitas tinggi dan terjangkau akan mengimbangi penurunan di pasar-pasar Barat yang sebelumnya dianggap penting.
Dia menyebutkan bahwa peluang untuk mendorong permintaan eksternal di negara-negara lain di Global South sangatlah penting.
“Saya rasa kita perlu lebih memperhatikan perekonomian-perekonomian berkembang juga,” katanya.
“Ya, kita sudah planning-kan itu,” kata Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin saat ditanya soal rencana ekspansi kota audisi dalam wawancara di sela Audisi Umum PB Djarum 2025 di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, Rabu.
Namun, Yoppy belum bersedia membocorkan secara spesifik kota mana yang akan menjadi lokasi tambahan. Ia hanya memastikan bahwa penambahan tersebut akan difokuskan ke luar Pulau Jawa.
“Pasti harus ada luar Jawa, pasti. Cuma kotanya mana, bisa tengah, Kalimantan, bisa Sumatera, bisa Sulawesi. Apakah satu atau tiga? Belum diputuskan. Tapi kan pertanyaannya lebih dari satu, iya, lebih dari satu,” ujar Yoppy, yang juga merupakan Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation.
Penambahan kota audisi tersebut menurut dia sejalan dengan misi PB Djarum dalam menjaring bibit-bibit unggul yang kerap luput dari radar karena tidak memiliki akses untuk mengikuti turnamen-turnamen besar, terutama di Pulau Jawa.
“Talenta super istimewa itu selama ini bisa saja tersembunyi karena mereka tidak punya biaya untuk ikut turnamen, terutama di Jawa. Harapannya, makin banyak talenta tersembunyi yang bisa ditemukan,” kata Yoppy.
Audisi tetap akan berformat seperti sebelumnya, dengan tahap final tetap digelar di Kudus. Bahkan, dengan bertambahnya jumlah kota, Kudus berpotensi menjadi tuan rumah dua kali untuk tahapan final.
Soal target jumlah peserta atau pemain yang lolos, Yoppy menegaskan bahwa PB Djarum tidak menerapkan sistem kuota. Fokusnya adalah pada kualitas, bukan jumlah.
“Kalau dibatasi kuota, artinya itu dipaksa. Kuotanya 30-50, tapi dipaksa. Sebaliknya, kalau tidak ada kuota, legend punya keleluasaan untuk menambah sebanyak-banyaknya kalau memang kualitasnya super,” ujar Yoppy.
Audisi Umum PB Djarum 2025 yang bergulir pada 8-12 September dengan diikuti oleh total 1.729 peserta di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah.
Audisi Umum PB Djarum 2025 diikuti oleh tak kurang dari 1.729 atlet dari berbagai daerah di tanah air, seperti Sumatera 44 peserta, Kepulauan Riau 1, Kepulauan Bangka Belitung 2, Kalimantan 50 peserta, Jawa Tengah 1.088 peserta, Jawa Barat 180 peserta, Jawa Timur 172 peserta, Banten 28 peserta, D.I. Yogyakarta 47 peserta, DKI Jakarta 31 peserta, Maluku 4 peserta, Bali 15 peserta, Sulawesi 47 peserta, Nusa Tenggara 9 peserta, dan Papua 11 peserta.